Indonesia berada tepat pada garis khatulistiwa dan hanya memiliki dua musim saja yaitu, musim hujan dan musim panas. Indonesia menyimpan banyak jutaan kekayaan yang sangat luar biasa, baik kekayaan yang sudah terekspos maupun kekayaan yang belum terekpos, entah itu sumber daya alam, sumber daya manusia, migas, non-migas, pariwisata dan masih banyak yang lainnya. Pada kesempatan ini saya akan membedah sedikit pengalaman saya berkunjung ke salah satu desa yang berada di provinsi banten yaitu desa sawarna,belakangan ini nama sawarna sudah mulai mencuat terutama di kalangan traveller yang menyukai keindahan pantai. Yap desa sawarna memang memiliki pantai yang namanya juga sama dengan nama desanya, yaitu pantai sawarna. Pantai ini terbilang masih perawan karena belum terllu banyak yang tau mengenai pantai ini, sebebnarnya akses transportasi menuju desa ini sudah ada, dan jalannya pun sudah beraspal, untuk menuju desa sawarna bisa diakses dari arah jakarta ataupun dari daerah bogor. Di desa sawarna sendiri memiliki banyak pantai yang sangat indah, ada pantai pasir putih, ada pantai untuk surfing, dan ada juga pantai yang dibentengi oleh batu karang, pada kesempatan ini saya hanya akan membahas 4 pantai saja yang berada di desa sawarna :
Pantai sawarna
Pantai sawarna memiliki pantai berpasir cukup luas, dan bentangan bibir pantainya pun cukup panjang, dipantai ini kita bisa bermain air atau mandi, bisa juga bermain bola, baik bola volly maupun sepak bola, dipantai sawarna sudah terdapat banyak warung yang menjajakan makan ringan ataupun minuman ringan, namun tentu saja karena ini daerah wisata maka makanan disini harganya cukup mahal, sebagai perbandingan harga sebotol aqua 1,5L jika ditempat bisa harganya sekitar Rp.3.900, namun di pantai sawarna harganya mencapai Rp.7.000. di pantai sawarna terdapat bangunan yang biasa disebuty saung, tempat ini disewakan. Untuk harganya tergantung pintar-pintar kita untuk menawarnya, saung ini bisa kita gunakan untuk berteduh saat berenang, atau juga bisa kita gunakan untuk tidur jika hendak bermalam di pantai ini namun tidak berniat menginap di hotel atau di homestay yang harganya memang relatif mahal. Untuk fasilitas kamar mandi sudah tersedia dengan rincian harga untuk kencing Rp.1.000, BAB Rp.3.000, dan mandi Rp.3.000. bila anda hendak mengunjungi pantai sawarna dan hendak bermalam disana menggunakan tenda, disana pun terdapat banyak area untuk mendirikan tenda. Untuk harga tiket masuk perorang dikenakan biaya sebesar Rp.5.000, sebagai informasi tepat sebelum kita menyebrangi jembatan gantung yang merupakanb pintu masuk utama menuju pantai sawarna, terdapat indom**** untuk harga barangnya sendiri disini masih normal. Bagi anda yang membawa mobil, maka anda bisa menitipkannya karena parkirannya terletak disebelah indom****. Namun jika anda mengendarai motor anda bisa membawanya langsung masuk sampai ke pantai. Info yang tak kalah penting adalah, ketika anda ingin membeli keperluan atau makanan ringan, anda dari pantai bisa izin di pos pembayaran tiket untuk keluar, tentu dengan tujuan supaya kita tidak bayar dua kali, anda cukup menunjukan karcis nya saja, karena harga makanan di dalam atau di area pantai cukup mahal, dan itupun tidak lengkap.


