Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image
Showing posts with label idealisme. Show all posts
Showing posts with label idealisme. Show all posts

ANTARA EGO DAN PRINSIP

  • Thursday, October 9, 2014
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:
  • http://www.hdwallpapers.in/walls/love_hd-normal.jpg



    Kehidupan seorang manusia tidak akan bisa lepas dari lingkungan tempat dimana dia berada, kehidupan manusia selalu melibatkan orang lain sekecil apapun keterlibatanya  karena memang manusia tercipta sebagai “mahluk social”. Hubungan antar manusia akan selalu terjalin terlepas dari baik atau kurang baiknya hubungan tersebut. Kata “hubungan” bisa memiliki tujuan, makna dan hirarki yang berbeda. Bentuk suatu hubungan bisa antar manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan lingkunganya, dan hubungan seorang lelaki dengan wanita (hubungan bisa dalam bentuk saudara, teman, atau kekasih). Jika kita mengupas kata “hubungan” antar lawan jenis sangatlah menarik, terutama hubungan pertemanan dan hubungan tali kasih. Setiap orang memiliki comfort zone yang berbeda-beda jika dilihat dari gendre nya. Ada wanita yang yang kurang nyaman jika terlalu banyak “berhubungan” dengan lelaki, dan ada juga wanita yang lebih senang atau nyaman “berhubungan” dengan lelaki begitupun dengan seorang lelaki, hal tersebut kembali ke diri masing-masing tergantung pengaruh dari sifat, aktivitas, lingkungan kerja, dan lain sebagainya yang membuat “hubungan” tersebut menjadi nyaman untuk dijalani. Lingkungan dan karakter pribadi turut andil dalam  menentukan bagaimana cara kita “berhubungan” dengan siapa kita “berhubungan” dan dengan siapa kita ingin lebih banyak “berhubungan”. Dalam kehidupan seorang anak muda pastilah akan banyak “berhubungan” dengan teman-teman terutama dimasa-masa menginjak remaja atau di masa-masa beranjak dewasa, usia tersebut bisa dikatakan usia pencarian jati diri. Dimana anak muda mulai mencari-cari, merancang, dan melakukan hal-hal yang mengarah ke arah yang ingin dia capai dimasa yang akan datang. Dimasa-masa tersebutlah juga merupakan masa-masa seorang anak muda memiliki hasrat yang tinggi dalam menjalin “hubungan” dengan lawan jenis ke arah yang lebih intens berupa “hubungan” tali kasih. Ada kalanya juga dimasa-masa tersebut merupakan masa dilema antara hasrat dan kenyataannya terkait idealime masa depanya, tak jarang anak yang berada dalam keadaan ini memikirkan banyak hal dalam menjalin “hubungan” terutama dengan lawan jenis, antara ingin menjalin tali kasih, namun berfikir juga umur sudah bukan saatnya lagi menikmati masa bersenang-senang belaka, dia juga mulai berfikir jauh tentang “hubungan” tali kasih. Tak jarang anak muda yang mengalami atau berada pada posisi ini agak menutup diri soal perasaanya, namun tidak membatasi “hubungan “pertemanan. Dua kenyataan yang dihadapi anak muda pada usia yang serba nanggung, bukan anak-anak, tapi belum terlalu tua juga, pertama dia harus melihat fakta teman-teman seusianya menjalani tali kasih dengan lawan jenis, kedua dia sudah harus mulai memikirkan masa depanya  termasuk keseriusan dalam menjali tali kasih ke arah yang lebih serius bukan hanya memikirkan kesenanganya belaka, ada yang berpendapat bahwa salah satu masa terindah di masa-masa tersbut adalah jalinan tali kasih dengan lawan jenis. Mungkin rasanya persis seperti penggalan cerita di film india, dimana sepasang kekasih berlari-lari sambal menari dan bernyanyi bagaikan dunianya hanya milik mereka berdua, tanpa menghiraukan lingkungan sekitar virus asmara pun menghujani dan meracuni sepasang kekasih. Hal tersebut mungkin suatu kewajaran yang dialami oleh sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta, namun aturan tetaplah ada baik dari norma adat istiadat ataupun norma agama, semuanya kembali pada diri masing-masing apakah mau mentaati atau tak menghiraukannya. Semua kehidupan memiliki pilihan, dan semua pilihan memiliki risikonya masing-masing, termasuk dalam “hubungan” tali kasih pastilah tak akan pernah luput dari risiko. Semua risiko yang ada adalah untuk mendewasakan diri kita, dalam menghadapi suatu masalah ataupun dalam cara pandang kita terhadap lingkungan ataupun terhadap kehidupan.

    POTENSI BLOG ATAU WEBSITE SEBAGI SARANA PROMOSI KEPARIWISATAAN

  • Friday, August 22, 2014
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:

  • Tak dapat dipungkiri di era globalisasi yang serba mengedepankan kecanggihan ini, internet menjadi salah satu media yang sangat menunjang dan berpengaruh dalam dunia informasi komunikasi maupun dalam bidang pemasaran, kemajuan teknologi semakin terasa maju selain memberikan dampak negative bagi yang tidak bijak memanfaatkanya, internet juga memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi yang mampu memanfaatkannya dengan bijak. Salah satu bagian dari internet yang sangat tidak bias terpisahkan adalah blog atau website. Dengan berkembangnya teknologi informasi banyak orang yang sekarang mencari info hanya cukup duduk manis didepan sebuah PC atau laptop lalu dikoneksikan dengan modem untuk mengakses internet anda hamper bias mendapatkan semua informasi yang anda butuhkan.  Kaitan antara blog dengan informasi adalah, blogspot merupakam media social yang dirancang atau disediakan oleh salah satu mesin pencarian informasi terbesar di dunia yaitu  Google, media ini (blog) semacam catatan seseorang elektronik, karena memang pada dasarnya tulisan yang di share pada blog berupa catatan sang penulis entah itu berupa informasi terkait hobby, layanan public, dan bahkan sesuatu yang bersifat pribadi atau hanya untuk kalangan tertentu saja. Media blog memberikan dua pilihan kepada setiap penggunanya yaitu gratis atau berbayar. Perbedaan yang mendasar anatara yang gratis dengan yang berbayar jelas pada layanan yang diberikan oleh blogspot lebih lengkap dibandingkan dengan yang gratis.  Singkat ceritanya layanan yang kita dapatkan sesuai dengan apa yang kita perjuangkan. Blog bias menjadi sarana edukasi berkonotasi positif maupun “edukasi berkonotasi negative”. Misalkan jika anda seorang traveller atau petualanga yang menyukai bepergian ke suatu tempat, terutama ke tempat yang memang orang jarang mengunjungi dan info mengenai aksesnya masih sangat minim, nah setelah anda pergi ke tempat tersebut anda bias menuliskan segala hal terkait tempat wisata tersebut bisa mulai dari arah, transportasi, estimasi keuangan, temapat-tempat yang recommended atau yang disarankan, makanan khas, adat istiadat yang unik dan lain sebagainya kemudian anda meng-upload di media blog kemudian page link-nya di share ke media social lainya misalkan facebook atau twitter itu akan sangat membantu orang yang memang memiliki keinginan untuk mengunjungi tempat tersebut dan memang belum mempunyai info sama sekali terkait hal tersebut. Semakin banyak tulisan menarik yang anda pajang pada blog anda maka akan semakin banyak pula pengunjung yang berkunjung ke blog anda, dengan semakin banyaknya visitor atau pengunjung maka itu bias menjadi lahan uang untuk kita, karena biasanya para perusaahaan atau orang yang memiliki product dan mereka memiliki program pemasaran lewat jejaring social blog yang memiliki banyak visitor akan dilirik oleh mereka. Mereka bias memasang iklan pada halaman blog kita atau bias juga mereka membeli blog kita. Sungguh sangat menjanjikan jika kita bias memanfaatkan media ini untuk hal yang postif selain bisa melatih kita dalam kemampuan menuangkan apa yang ada dalam pikiran kedalam sebuah tulisan media ini juga bisa menjadi ladang uang bagi siapa saja yang menekuninya dengan serius.

    DIBALIK BENCANA ADA “WACANA” MENUJU APRIL & JULI 2014

  • Sunday, January 26, 2014
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:
  • http://www.antarasumut.com/wp-content/uploads/2013/05/logo-pemilu-2014-okkkk.jpg

    Pesta 5 tahunan yang biasa disebut “pesta demokrasi rakyat” oleh segelintir orang yang mempunyai maksud dan tujuan untuk melanggeng “kesana” menjadi anggota dewan terhormat akan terselenggara pada 9 April 2014. Berbarengan dengan tahun “Pemilu” tersebut pun bencana melanda Indonesia, sebut saja letusan gunung sinabung di Kabupaten Karo, banjir Bandang di Manado, Banjir di Ibu Kota, dan banjir di Kota dan Provinsi lainnya seperti di Jawa Tengah dan Jawa Barat.  Hadirnya bencana yang melanda bumi Nusantara tidak disiasiakan oleh Orang-orang yang bermaksud mencalonkan diri menjadi anggota dewan pada pemilu, mereka ramai-ramai membuka posko bantuan dan belusukan menyambangi warga namun saya melihat langkah tersebut sebagai “MODUS”, memberikan bantuan kepada warga yang sedang terlanda bencana memang sangat mulia “TAPI” kenapa saat memberikan bantuan tersebut tidak menanggalkan atribut Parpolnya…?? Mungkin ini memang suatu langkah untuk mempromosikan diri dan parpolnya, memang sangat cerdik dan kreatif memanfaatkan momen bencana sebagai media promosi, saya pribadi memberi nama langkah mereka dengan sebutan “Di Balik Bencana Ada “Wacana” Menuju April & Juli 2014”. Disaat warga menjerit datanglah orang-orang yang “BERHATI MULIA” menolong dan memberikan bantuan kepada warga, orang “BERHATI MULIA” ini memberikan bantuan makanan, pakaian, dan motivasi kepada warganya, “NAMUN” sekali lagi saya PERTANYAKAN kenapa atribut parpolnya tidak dilepas..?? kalau memang mau membantu sesama yang membutuhkan bantuan alangkah lebih baik dan lebih mulia tanpa harus mengenakan atau menjadikan momen tersebut sebagai ajang promosi atau kampanye, sangat ironis bila memberikan bantuan namun dibalik semua itu pun terdapat maksud lain yang merupakan salah satu langkah untuk memuluskan tujuannya di April & Juli. Memangnya kalau kalau seorang aktivis parpol jika hendak memberikan bantuan kepada sesama diwajibkan memakai atributnya,,,,??? Memang di negeri ini semua hal dari hal sepele sampai hal yang luar biasa tidak luput dari “POLITISASI” para tokoh dan para elit yang memang berkecimpung di dunia politik. Sekarang sebutkan apa yang di negeri ini yang tidak bisa DIPOLITISASI…?? Saya sendiri memandang di negeri ini sudah tidak ada lagi seseuatu yang murni tidak dipolitisasi, misalkan saja “CINTA” yang konon kata orang “Cinta itu suci,cinta murni” namun saya menilai masih kah cinta bisa dikatakan suci atau murni jika cinta itu sudah DIPOLITISASI…???. Walaupun memang pada dasarnya “SEJARAH” menceritakan “POLITIK CINTA/MEMPOLITISASI CINTA” sudah ada sejak zaman dahulu, jika suatu kerajaan hendak menguasai kerajaan lain bisa ditempuh melalui “CINTA”. Pendek kata misalkan kerajaan A memiliki sang Raja yang menduda atau Rajanya doyan kawin, nah kita berposisi sebagai Raja Kerajaan B, dan berhendak atau berkeinginan menguasai kerajaan A, maka saya sebagai Raja Kerajaan B bisa menempuh keinginan saya untuk menguasai kerjaan A dengan “CINTA”, bwakan saja atau tawarkan saja seorang gadis yang berkeinginan untuk memiliki seorang suami, tentu saja sang gadis tersebut sudah di doktrin dengan “tujuan dan maksudanya” karena cinta itu memiliki banyak arti. Begitupun para calon yang mencalonkan dirinya sebagai anggota dewan, mereka mencintai warganya terbukti mereka turun member bantuan terhadap para korban bencana, namun dibalik cintanya seperti tersirat “DUKUNG DAN PILIHLAH SAYA BESERTA PARPOL SAYA DI PEMILU NANTI”, buktinya saat mereka memberikan bantuan mereka tak melepas atribut parpolnya, dan bahkan ada oknum parpol yang mengaku bahwa salah satu bantuan yang diberikan oleh pemerintah adalah berkat jasanya.

    BAGAIMANA BISA YANG KECIL BISA MENJADI BEGITU BERARTI…??

  • Monday, January 20, 2014
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:

  • Tak jarang kita melihat uang koin recehan Rp.100 seperti tak guna atau berfikir uang Rp.100 bisa beli apa? Emang zaman sekarang masih ada barang dengan harga Rp.100…?? pernahkah kalian berpikiran seperti itu? Saya pribadi pernah dan bahkan tak jarang berpikir seperti itu. Namun bila dipikir secara bijaksana uang Rp.100.000 tak akan menjadi sebesar Rp.100.000 bila kurang Rp.100, angkanya hanya menjadi Rp.99.900. mungkin semasa anak-anak,remaja atau semasa sekolah atau kuliah kita tak pernah berpikir sejauh itu apa lagi bila belum mendapatkan pekerjaan atau belum kerja untuk mencari uang. Setelah sampai pada masa dimana kita harus mencari uang, disana akan terasa betapa susahnya mencari uang walaupun hanya sebesar Rp.100 dan disanalah kita akan menyadari sesuatu yang kecil sangat berarti keberadaanya. Pikiran kita terkadang melupakan dan menganggap sesuatu yang kecil itu keberadaanya tidak berarti, namun sebetulnya sesuatu yang besar tercipta berawal dari yang “kecil” pepatah mengatakan “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit” sama hal nya dengan koin recehan sebesar Rp.100 bila dikumpulkan sebanyak seribu koin maka akan membentuk dan mencapai uang sebesar Rp.100.000, namun kita tak pernah berpikir sampai sedetail itu dan tidak melihat proses terbentuknya sesuatu yang besar dan berarti dari sesuatu yang kecil dan terkadang terlihat seperti tidak berarti. Kebanyakan orang mungkin tidak terlalu memperhatikan proses dan terkadang menganggap proses tersebut sebagai suatu hambatan atau halangan, namun disaat kita menghargai proses tersebut maka kita akan mendapatkan pelajran dan makna hidup yang tidak didapatkan oleh orang yang kurang menghargai dan menikmati proses. Terkadang mungkin proses tersebut membuat kita patah semngat, namun ketika kita mampu bertahan dan melewati proses tersebut sangat luar biasa hikmahnya, perjuangan yang kita lakukan akan terasa menjadi bermakna, dan tak jarang akan melekat dalam memory kita, 1001 langkah yang telah dan akan dilewati berawal dari satu langkah pertama dan langkah-langkah selanjutntya sampai kita mencapai apa yang kita harapkan, uang Rp.100.000 yang kita memiliki bila dipecah maka akan terdiri dari 1000 koin uang Rp.100, 200 koin uang Rp.500, 100 lembar uang Rp.1000, 20 lembar uang Rp.5000, 10 lembar uang Rp.10.000, 5 lembar uang Rp.20.000, 2 lembar uang Rp.50.000 dan 1 lembar uang Rp.100.000, terlihat ribet dan rumit, namun itu lah fakta yang jarang kita sadari.

    CERITA AHAY JEBRET DI JALUR PENDAKIAN GUNUNG CIKURAY PART#2

  • Wednesday, October 30, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:
  • Arti Cinta Yang Tak Memiliki Arti


    Cerita gw lanjutin nih, emang dah ga ada habisnya kalau ditanya pengalaman koplak soal mendaki, tapi sumpah dah dari sekian pendakian yang gw lakuin yang banyak mengandung unsur yang dapat menyebabkan perut kolik, ya pendakian ahay jebret gunung cikuray. Kenal Cuma pas diterminal doank eh becanda selama pendakian udah kaya kenal bertahun-tahun, kaya sebuah pertemanan remaja habis tu lama ga ketemu, dan setelah sekian lama ga ketemu lalau mereka ngadain reuni di gunung, beuuh cakep dah. Pas mendaki cikuray gw merasa kaya bareng nanjak sama sampah, saking parahnya kalau becanda bikin sakit kulit perut. Tapi tunggu dulu walaupun kaya sampah kalau udah becanda, mereka dan kita bukanlah orang yang tega meninggalkan sampah di gunung. Berasa banget dah kekeluargaanya, malu-malu kucingnya Cuma sekitar 15 menitan habis tuh semuanya memalukan haha, pada ga punya kema**an kayanya haha. Gw merasa bangga karena gw bisa mendaki bareng pendaki yang memang sudah banyak pengalaman di bandingin gw.  Gw merasa Cuma seujung kuku aja dibandingin mereka.
                Pendakian gunung cikuray dari pos pemancar sampai ke puncak biayasanya memakan waktu sekitar 6-7 jam (kata orang sih), namun kita mendaki hamper 8 jam, itu pun Cuma sampai pos 6 doank nah disitu tuh kita mendirikan tenda. Karena dijalan kebanyakan becanda jadi keasyikan banget tuh kalau udah duduk, jalannya Cuma 10 menit istirahatnya 15 menit, memang benar-benar pendaki cepat lelah, letih,Lesu, lunglay dan lelok kata desta sang pria yang memiliki calon pacar berprofesi sebagai dokter. Ini nih yang ga kalah koplak selama perjalanan kalau ada cengcengan soal pasangan desta kena bully nya “noh yang pacar nya dokter” gw sih ga tau itu bener pa kaga, soalnya yang ngecengin dia “dokter” kan temen2nya noh (kang romi, kang isman, sam mba hanny), tapi sejujurnya sih gw ga yakin seorang dokter mau sama pendaki gunung haha.ada satu cerita koplak yang diceritain dokter desta dia bilang “ada cowo seorang pendaki yang naksir cwe, nah bapaknya ga terima anak cwe nya di taksir sama pendaki, sampai-sampai bapak tuh cwe bilang “dari pada anak gw dikasih sama seorang pendaki gunung meningan gw kasih sama buaya aj”. Gw sih heran tuh sama bapaknya kok rela anaknya dikasih sama buaya, padahal ‘lelaki yang suka mendaki gunung itu romantic dan manis, kalah lah drama-drama korea yang alay dan sering mengumbar kejablayan ga bermutu” sumpah dah lelaki pendaki gunung itu ROMANTIS. Oia nih kalau ga percaya gw kasih bukti, gw kan pendaki gunung nih ya walaupun Cuma pendaki gunung abal-abl dan karbitan tapi tak apalah titel tersebut tak menyurutkan rasa cintaku terhadap gunung yang ada di Indonesia.  Waktu gw masih awal-awal mendaki dan gw masih mengenal yang namanya cinta, “dulu gw pernah punya cita-cita bisa mengatakan I LOVE YOU dan melamar wanita yang gw cintai di puncak gunung fujiama buahaha gimana ga romatis coba di atas puncak gunung tertinggi di Negara jepang dengan suasana dingin salju yang menusuk tulang, dan untung-untung sekaligus bisa melihat hamparan sakura yang sedang mekar pasti ga nolak deh wanita tersebut gw sematin cincin tunangan di jari manisnya, beuh habis tuh gw minta foto bareng sambil gw peluk calon istri gw itu haha” itu dulu men sewaktu gw masih mengenal cinta, sekarang bagi gw cinta tidak lebih baik dari kentut atau berak “menahan boker atau kentut bisa bikin kita sakit, beda ketika ketika saat ingin boker atau kentut lalu kita mengeluarkannya, beuh rasanya plong banget bray’, nah sama kejadiannya kaya cinta ketika sebuah cinta ditahan-tahan maka rasa sakitlah yang akan kau dapatkan, apalagi sampai pada sauatu masa yang namanya “berharap”, beuh masih zaman anak muda banyak berharap tanpa kerja? Mati aja deh kalau ada anak muda kaya gitu, nah ketika kita memiliki rasa yang namanya cinta pada lawan jenis kita, maka cepatlah ungkapkan sebelum semuanya terlmbat, urusan diterima apa engga mah itu urusan belakangan, karena tak ada cinta yang tidak di ungkapkan kecuali orang tersebut terlalu mencintai dirinya sendiri. Gw bisa bercerita kaya gini karena gw terinspirasi dari kisah cinta “seorang pendaki (desta) dengan seorang dokter (sebut saja bunga), kalau gw ga denger kisah cintanya bos desta gw mana mungkin gw berani menceritkan  kisah cinta gw yang romantic. Kesimpulan yang bisa gw tarik dari kisah “cinta” adalah cinta=kentut=boker, cinta mengandung banyak arti, bisa cinta wajahnya, bisa cinta bodynya, bisa cinta hartanya, bisa juga cinta gunung cewe nya bray, tapi ada juga cinta sejati yang memang dijalani oleh seseorang (wanita dan pria) yang benar-benar bertanggung jawab. Menurut gw sih kalau cinta itu tidak dinilai dari seberapa lama kita menjalin “pacaran” tapi dinilai dari sebarapa lama pasangan tersebut mampu mengarungi bahtera rumah tangga, dengan jalan menikah, bukan dengan jalan menjalin pacaran selama-lamanya, karena semakin lama menjalin pacaran gw sih yakin malah semakin banyak maksiatnya bray ga perlu gw sensor dah buktinya banyak banget kan remaja yang udah ga virgin, goa surganya pasti udah jebol, lembah gunung kembarnya pun pasti udah melar wkwkwk. Oia bray ini quote yang berhasil gw ciptain di saat otak selangkangan gw sedang cerdas “begitu banyak gunung di negeri dan di dunia ini termasuk gunung kembar kaum hawa, namun dari sekian banyak gunung yang bertebaran tersebut hanya ada satu gunung yang benar-benar menjadi target utama yang sangat didambakan seorang pendaki karena dinilai gunung tersebut paling special, sama hal nya dengan gunung kembar hanya ada satu pemilik gunung kembar yang akan dipilih seorang lelaki pendaki untuk menemani hidupnya sampai akhir menutup mata”

    NEKAD TRAVELLING CHAPTER #1

  • Tuesday, October 1, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:



  • Gw terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu universitas negeri terkemuka, terakreditasi, dan ter-ter lainnya di Indonesia. Gw adalah angkatan ke 46 sejak almamater gw resmi didirikan. Saat masuk ke universitas ini gw milih fakultas terfenomenal karena disarankan sama om gw sih, kenapa gw sebut fakultas terfenomenal,,,?? Karena waktu itu gw ga tau ternyata di dunia yang udah hampir kiamat ini ada juga fakultas tersebut. Yap ini dia fakultas gw “KEDOKTERAN HEWAN” waktu gw denger kata “jurusan” tersebut dengan agak begonya gw mikir “hah? Emang ada ya fakultas kedokteran hewan”, maklum gw anak kampung yang ga tau apa-apa. Sebelum gw masuk ke fakultas yang sangar dan fenomenal ini, untuk satu tahun pertama gw harus masuk yang namanya tahap persiapan bersama, yah gw selama satu tahun harus melewati pelajaran anak SMA kelas  4, dan hidup di asrama universitas gitu deh, kata sang “pejabat universitas” tujuan di asramakannya mahasiswa baru supaya bisa bersosialisasi dengan kawan dari nusantara.  Alasan kenapa gw sebut kawan nusantara adalah, ini asrama diisi sama anak-anak dari sabang sampe merauke bahkan mahasiswa dari negeri sebelah pun ada. Pahit manis kehidupan di asrama gw lewati dengan santai, dan datar-datar saja.  Selama satu tahun pertama gw masuk universitas ini gw masih rada-rada pendiem gitulah, maklum gw sadar diri, gw ini seorang anak kampung.  Universitas gw ini berada di suatu kota yang cukup besar lah berposisi sebagai salah satu kota penyokong ibu kota Negara. Udah bukan rahasia kalau di kota ini terdapat banyak mol dan tempat nongkrong anak-anak gahol kota.  Namun selama satu tahun pertama tersebut gw sama sekali belum pernah yang namanya main ke mol ataupun tempat nongkrong yang ada di kota ini sob, sampai ada suatu ketololan pada gw :”sejak kecil gw sih sering banget lewat kota tempat universitas gw ini berada”, nah disini terdapat suatu gedung bertuliskan “BOTANISQUER”, nah karena ada tulisan “BOTANI-nya” gw nyangka itu gedung semacam museum tanaman gitu, dan gw baru tahu pas mau masuk tahun kedua kalau ternyata gedung yang bertuliskan “BOTANUSQUER” ntu adalah sebuh mol yang cukup besar di kota ini. Oh iya sob di kota ini juga terdapat mol yang namnya mol BTM , nah kalu mol yang ini biasa tempat belanja mahasiswa katanya harganya lumayan murah, nah gw baru menginjakan kaki di mol ini pas semester lima itu pun karena gw diminta nemenin temen buat beli softlens. Masih banyak deh ketololan dan kekatrokan gw selama gw menjadi mahasiswa di tahun pertama. Tahun kedua menjadi seorang mahasiswa pun dimulai, dari sini gw mulai menemukan teman yang agak beda dan agak aneh, sampai suatu ketika gw terjerumus ke dalam jurang kenistaan, pokonya panjang banget kalau gw certain dari A-Z ga bakalan habis seharian. Jadi gw certain intinya aj. Sejak kecil gw ga peernah punya hobby bermain atau jalan-jalan karena gw mikir itu hobby buat orang kaya raya, karena memang gw dilahirkan dalam lingkungan keluraga yang bisa di bilang pas-pasan, ya pas mau beli pesawat ada duitnya, pas mau  beli pulau juga ada duitnya, hahah just kidding sob. Gw mikir ga lucu juga kalau gw punya hobby yang banyak nguras duit, supaya gw yang brandal ini bisa kuliah aja bokap nyokap gw harus banting tulang, sampai kepala di kaki, dan kaki di kepala (judul lagu ntuh mah sob) hahah ditambah setau gw peralatan yang biasa digunakan untuk backpacker, bertualang itu harganya ga ketulungan mahalnya kalau buat gw. Akhir semester 3 gw mengalami tragedy yang namanya kena virus backpackeran ya awalnya sih gw di ajak kakak kelas gw, hahah “aib masa lalu” nah waktu itu pertama kali gw di ajak mendaki gunung gede sob, ya total yang kena rayuan virus tersebut ada 14 orang termasuk jantan dan betina juga, nah kalau untuk kronologi sewaktu mendaki gunung ini ga bisa gw certain sob, karena ini bisa membuat suatu kontroversi idelisme dan kudeta karakterisasi .  Dari sejak gw pertama kali mendaki, jiwa-jiwa yang tenang dalam hidup gw mulai berontak, manyatakan bahwa dalam jiwa gw terdapat jiwa yang tidak bisa hanya diam, ya sebut saja bahasa kerennya “gw punya jiwa petualang” dan gw yakinkan itu setelah gw baca buku tentang jenis karakter yang dimiliki orang. Sejak saat itu pula gw sering banget berkhayal melakukan suatu petualang yang kadang sedikit tolol juga sih secara gw bukan anak pecinta alam yang dibekali dengan skill dalam bertahan hidup di alam, gw Cuma anak kampung sob. Ada suatu ketika disaan itu gw sedang menghadapi ujian, karena ketololan gw, gw belajar sambil gendong kerrir men, hahah. Jujur setelah pertama kali gw mendaki gunung,  gw ketagihan parah buat terus mendaki gunung, tak jarang gw sering ngajak teman-teman gw buat mendaki gunung, dan teman gw sih mau-mau aja gw ajakin naik. Seiring berjalannya waktu gw mendapatkan pengalaman dari beberapa kali mendaki gunung, dan gw bisa mengambil hikmah dari setiap pendakian yang gw lakuin.  Cuma karena dalam otak gw bayangan yang sering muncul hanya jalan-jalan, backpacker,dan mendaki sehingga mungkin kuliah gw jadi kurang focus, nilai-nilai gw banyak yang memble dan hanya bernilaikan “Alhamdulillah saja”, dan satu hal yang gw sadari setelah gw menyukai hobby gw yang baru ini “backpacker dan mendaki”, dengan hobby ini gw ga mungkin bisa menyalurkan hobby gw ini jika gw bekerja sebagai pegawai kantoran, mulai dari sejak itu gw ga punya cita-cita menjadi seorang dokter hewan , ya walapun gw selalu diracuni sama dosen gw kalau dokter hewan itu menjanjikan, semuanya menurut gw kembali lagi pada diri kita nya sendiri bukan pada “jebolan universitas dan fakultas yang menghasilkan kita”. Hingga terlahir cita-cita gw pengen menjadi seorang wirausaha, untuk menjadi seorang wirausaha “konon” katanya membutuhkan keberanian yang tinggi, sama tuh kaya hobby gw perlu keberanian yang gede hahaha, gw mikir kalau gw menjadi seorang wirausaha gw bakalan punya waktu lebih untuk menyalurkan hobby gw, layaknya pepatah “sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui” nah selain gw melaksanakan hobby, gw menjadikan hobby gw tersebut sebagai lahan dollar . setiap manusia punya impiannya masing-masing, asalkan setelah kita punya mimpi kita harus segera bangun dan segera mengejar impian kita tersebut, kata orang bijak kan “hidup berawal dari mimpi”. Banyak dari sahabat disekitar gw yang mengispirasi gw, dan terkadang bikin gw iri, namun sewaktu gw iri gw mikir lagi kenapa harus iri “gw ga sedang bersaing dengan siapapun juga, gw sedang bersaing dengan ego gw sendiri” jadi nikmati dan syukuri apa yang sudah ada, dan mengejar yang belum ada itu harus dilakukan. Gw sih yakin (bukan untuk sombong), walaupun gw bukan siapa-siapa dan hanya anak kampung, tapi ada sesuatu yang dikagumi orang lain dari diri gw dan mungkin ga sedikit juga yang benci sama gw haha, ya pada dasar nya kan manusia tercipta untuk saling melengkapi, saling mengisi kekosongan, karena gw pun suka mengagumi orang. Hal yang membuat gw suka melakukan perjalanan adalah saat kebersamaan dengan teman-teman, canda tawa, saling menguatkan, saling membatu, pokonya ketauan deh baik buruknya teman kita kalau gitu apa lagi kalau mendaki gunung. Kalau dengar kata mendaki gunung ada satu gunung yang pengen gw rasakan pelukan suasana alamnya, yap guys gunung rinjani yang pengen banget gw daki gunung ini emang merupakan salah satu gunung favorit para pendaki, pokonya ga suah gw certain deh keindahannya karena gw belum kesana, semoga saja 2013 ini gw bisa kesana. Dan satu lag terkait pendakian gunung yang pengen gw lakuin yakni membawa sahabat-sahabt gw berkemah di ranukumbolo dan menikmati indahnya 7 spot menakjubkan lainnya di sekitar gunung bromo. Masih banyak yang bakalan gw certain di kisah “ NEKAD TRAVELLING” ini, sok pantengin terus aj bloh gw sob, semoga kita bisa saling berbagi pengalaman dan kisah hehehe