Gunung Guntur terletak
di kabupaten garut jawa barat, orang-orang atau para pendaki mengenal istilah
singkatan PaGuCi untuk nama gunung yang berada di garut Paguci sendiri
singkatan dari papandayan, Guntur, dan cikuray karena memang ketiga gunung
inilah yang sangat terkenal di garut di kalangan para pendaki khususnya pendaki
local dan sekitaran jawa barat dan jabodetabek. Ketinggian dari gunung ini
hanya sekitar 2249 mdpl, namun jangan menganggap remeh jalur yang harus kita
lewati untuk sampai di puncaknya. Jalur yang kita lewati berupa padang rumput
terbuka karena adanya aktifitas penambangan pasir. Dari desa terahir kita
melapor untuk pendakian tepatnya di rumah RT desa tersebut disini pula kita
bisa menitipkan motor jika anda membawa motor. Dari desa ini banyak sekali
truk-truk yang bersliweran menuju daerah curug citiis, tempat aktifitas
penambangan pasir, dari desa terahir sampe curug citiis jika berjalan
membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan, jika anda ingin mengehemat
waktu anda juga bisa menupang truk yang menuju curug citiis, anda cukup
memberikan uang rokok saja ke supir (biasanya seikhlasnya saja), karena supir
biasanya tidak pernah mematok harganya, jika anda hendak menumpang tru tersebut
disarankan jangan terlalu siang karena kalau sudah siang sudah jarang. Jalur yang
kita lewati dari pos pelaporan sampe curug citiis berupa jalanan berpasir yang
masih landau, baru dari curug citiis menuju puncak bohong jalanan sudah mulai
curam sekali, jalan yang kita lewati berpasir jadi harus hati-hati saat
berjalan ditambah lagi sama sekali tidak ada ranting untuk pegangan yang ada
hanyalah rumput saja untuk pegangan, waktu tempuh Antara curug citiis menuju
puncak bohong sekitar 3-5 jam (tergantung kecepatan berjalan dan berat bawaan
yang kita bawa), dari puncak bohong menuju puncak 1 kurang lebih sekitar 10
menit, dan dari puncak 1 menuju puncak 2 waktu yang dibutuhkan sekitar 45 menit
tanpa membawa carrier bag, konon katanya gunung Guntur memiliki 6 puncak, namun
dari puncak 2 saja pemandangan yang bisa kita nikmati sudah luar biasa bagus
jika cuaca sedang cerah. Ada pendaki yang bilang kalau trek gunung mewakili
sebagian trek gunung rinjani, dan ketika saya ke gunung rinjani setelah turun
dari gunung Guntur memang benar ada sebagian trek gunung rinjani yang mirip
dengan trek gunung Guntur. Pos terhir kita bisa memproleh air hanya di curug
citiis setelah itu kita tidak akan menemukan sumber air lagi, jika hendak
mendaki gunung Guntur alngkah baiknya menggunakan geiter supaya kerikil-kerikil
tidak masuk ke dalam sepatu, karena trek yang kita lalui memang berkerikil, ada
sebagian yang kerikilnya dalam, da nada juga yang hanya dipermukaan saja
kerikilnya, yang perlu lebih hati-hati adalh ketika kita melewati trek yang
pasirnya hanya dipermukaan karena sangat licin ketimbang dengan trek yang
kerikilnya lebih dalam. Pemandangan yang bisa kita lihat dari puncak sangat
eksotis, dikala malam tiba dan cuaca cerah kita bisa melihat kelipan
bintang-bintang dan bisa juga kita melihat city view garut.
 |
permadani awan gunung guntur |
 |
#aliran air curug citiis gunung guntur |
 |
#trek gunung guntur |
 |
View sunrise dari puncak II |
 |
view gunung papandayan dan gunung cikuray dari puncak II |
 |
puncak bohonng |
0 komentar:
Post a Comment