Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image

SERBA-SERBI GUNUNG GEDE (2958MDPL)

  • Thursday, September 26, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:


  • Gunung gede berada di kawasan taman nasional gunung gede pangrango, secara administrasi berada di tiga kabupaten yaitu cianjur,bogor, dan sukabumi.  Gunung gede merupakan salah satu gunung tujuan para pendaki di Indonesia, terutama untuk daerah sekitaran jawa barat. Gunung gede memiliki ketinggian 2958mdpl, tepat dari puncaknya kita dapat meilihat gunung pangrango karena memang letaknya bersebelahan. Untuk mendaki gunung gede dapat ditempuh dari 3 pintu masuk, yaitu dari cibodas, gunung puteri, dan salabintana.  Ketiga jalur pintu masuk ini mempunyai kekhasan tersendiri, mulai dari pintu masuk cibodas, 






    jalur yang kita lalui dari pintu masuk ini kita akan melewati telaga warna yang dihunu oleh ikan mas yang besar-besar, kemudian kita akan melewati jembatan kayu yang cukup panjang, dari jembatan ini kita dapat melihat gunung pangrango view yang memang bagus untuk foto-foto narsis, selain itu kita akan melewati 2 air terjun yang berbeda, pertama kita akan melewati air terjun panas, nah disekitaran air terjun ini ada aliran air nya yang membentuk seperti kubangan, ini biasa digunakan para pendaki untuk berendam, namun kita harus hati-hati saat melewati jalur ini karena airnya panas, treknya licin juga sampingnya langsung jurang, air terjun kedua yang akan kita lewati adalah air terjun dengan airnya yang snagat dingin.  Jalur pendakian dari cibodas cukup landai, dan sepanjang jalur banyak terdapat sumber mata air, setelah kita melewati medan yang cukup landai dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam (tergantung kecepatan berjalan) kita akan menemui sebuah pos yang biasa disebut kandang badak, pos ini biasanya dijadikan tempat peristirahatan sementara bagi para pendaki, dari pos ini sendiri memiliki dua persimpangan yang berbeda, yang arah kiri itu menuju ke puncak gunung gede, dan persimpangan kanan menuju puncak gunung pangrango.   





    Jalur kedua yang biasa dilewati adalah jalur gunung puteri, bagi anda yang menyukai trek yang terjal, jalur ini patut dicoba, orang bilang trek gunung puteri ini “trek jidat ketemu lutut” karena medannya memang lebih terjal dibandingkan dengan jalur cibodas.  Sepanjang jalur pendakian gunung puteri kita tidak akan menemukan sumber  mata air jadi harus bawa perbekalan air yang cukup, minimal persediaan sampe alun-alun surya kencana. Dari segi view jalur gunung puteri memang kurang menarik dibandingkan jalur cibodas, namun dari segi tantangan jalur ini patut dicoba, kita jarang menemukan jalanan yang landai, medannya hamper nanjak terus sampai alun-alun surya kencana.  Sebelum sampai puncak apabila kita lewat jalur ini maka kita akan melewati sebuah padang eidelweis yang sangat luas lebih luas dari sebuah stadion sepat bola terbesar yang ada di muka bumi, hehe.  Biasanya para pendaki sebelum melakukan summit attack mereka bermalam disini, di alun-alun surya kencana juga terdapat sumber mata air, bila musim kering air nya sangat kecil kita hanya bisa menadahi tetesan dari tebing batu Namun bila musim hujan air nya cukup berlimpah, kedua jalur tersebut masuk kedalam daerah cianjur.  Untuk jalur salabintana saya kurang tau karena belum pernah mencobanya, namun menurut orang-orang katanya jalur salabintana masih alami karena masih jarang pendaki yang menggukan jalur tersebut, selain itu jalurnya memang banyak cabangnya “KATANYA”.  


    Biaya masuk untuk pendakian gunung gede atau pangrango perorangnya kena Rp.8.000 (tahun 2012), untuk pendakian gunung gede-pangrango maksimal perharinya hanya 600 orang (total untuk kedua gunung tersebut), sebelum melakukan pendakian kita terlebih dahulu melakukan booking, baik secara online maupun langsung ke balai taman nasional gunung gede pangrango yang berada di daerah cipanas (Cianjur).  Untuk booking online perlu diperhatikan terkadang tertera masih ada quota namun saat kita datang ke balai ternyata quotanya sudah penuh, hal tersebut bisa diakibatkan data yang booking secara langsung, telat di masukan. Ini sangat mengecewakan terutama bagi para pendaki yang jauh. Karena memang peraturan di taman nasional gunung gede pangrango bisa dikatakan paling ketat se Indonesia.  Karena saya sendiri pernah diceritkan oleh pekerja balai, bahwa ada orang sumatera yang hendak mendaki ke gunung gede, mereka lihat di bookinh online quota masih kosong ternyata waktu dicek ke balai sudah penuh, dengan sangat menyesal pendaki tersebut harus pulang kembali. Sebagai catatan walaupun kita booking online namun tetap saja karcis/tiket masuk harus diambil dib alai. Untuk pembayaran sendiri apabila kita booking online uangnya di transfer lewat rekening, namun karena sisitem ini juga terkadang mengalami kesalahan terkadang kita bisa booking online, quota kosong, namun kita telat mengkonfirmasi pembayarannya ke pihak balai, kita tidak bisa mendapatkan tiket masuk untuk pendakian. Namuan waktu saya mengalami kegagalan untuk mendaki gara-gara tertipu dengan tulisan “quota masih ada” saat booking online namun ternyata itu palsu, akhirnya saya menemui pekerja balainya menanyakan soal kelalaian tersebut, sampai akhirnya saya dapat nomernya 0852-2289-7174 (pak pakhrudin), jadi apabila kita hendak mendaki gunung gede sebaiknya menelpon dulu nomer tersebut supaya kita bisa memastika quota kosong atau tidak. 

    Bagi anda yang hendak mendaki namun lupa atau tidak punya tenda di kawasan  balai ada tempat penyewaan biasanya buka 24 jam, anda bisa menghubungi nomer 083873270141 (kang ivanx),Semoga bermanfaat, selamat berpetualang…!!

    PANTAI BATU KARAS

  • Wednesday, September 25, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:


  • Pantai batu karas letaknya tidak jauh dari tempat wisata green canyon, jaraknya hanya sekitar 8 km. pantainya masih terbilang lumayan cukup bersih, dan tidak terlalu ramai seperti pantai pangandaran.  Harga tiket masuk untuk pejalan kaki adalah Rp.2.500, motor Rp.7.500, mobil sedan Rp.19.500, dan mini bis Rp. 36.000.  bibir pantainya pendek, nah bagi anda yang bisa dan senang dengan permainan papan selancar, disini bisa menjadi alternative.  Jika anda tidak memiliki papan selancarnya atau Cuma ingin buat foto bergaya saja di pantai batu karas ada tempat penyewaan papan selancar, namun saya tidak tahu untuk harga pastinya.  Disini juga banyak turis asing yang hanya sekedar memanjakan diri untuk berjemur ataupun bermain pasir, dan ada pula yang bermain selancar.  Itu pengunjungnya sendiri tak terlalu padat seperti di pantai pengandaran.  Singgah ke pantai batu karas dianjurkan dikunjungi, terutama jika anda habis menikmati indah dan sejuknya alam green canyon, jadi sekali mendayung dua tiga objek wisata tersinggahi.  Jika anda masih mempunyai waktu anda bisa juga singgah ke pantai batu hiu, letaknya berada di arah menuju pangandaran dari batu karas.  Apabila hendak menginap di pinggir pantai batu karas juga terdapat banyak penginapan, untuk soal makan, di pinggir-pinggir pantainya banyak para ibu-ibu yang menjajakan dagangan pengisi perut yang sedang keroncongan, namun untuk rasa dan harga saya kurang tau kebetulan waktu berkunjung kesana saya membawa bekal yang memang sudah dipersiapkan.







    Di pantai batu karas juga terdapat wahana banana boot, piring terbang, bagi kaula muda yang suka memacu adrenalin wahana ini layak dicoba apalagi bila dicoba bareng dengan teman atau sahabat, akan menambah suasana semakin asyik.


    Green Canyon atau Cukang Taneuh (bahasa sunda

  • Tuesday, September 24, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:
  • green canyon terletak di kecamatan cijulang kabupaten ciamis. green canyon merupakan salah satu wisata andalan kabupaten ciamis, terlebih setelah green canyon ditetapkan sebagai tempat wisata, maka ketenarannya langsung melejit, dan jumlah pengunjung tiap tahunnya terus meningkat, tak hanya wisatawan lokal namun ada juga wisatawan manca negara yang melancong kesana.  alamnya benar-benar masih asri, dan kalau berkunjung kesini di jamin ga bakalan menyesal apa lagi kalau kita sempat berenang di aliran airnya, dan meloncat dari batu setinggi (kira2 7 meter). akses menuju ke green canyon akan lebih mudah ditempuh dari pangandaran, dari terminal pantai pangandaran ada angkot yang menuju ke green canyon, biasanya sopir angkot teriak-teriak nyari penumpang menuju kesana (kenyen, kenyen, kenyen), untuk ongkosnya sendiri saya tidak terlalu faham, karena saya berkunjung kesana kebutulan menggunakan mobil rental, memang kebetulan kita berangkat dari bogor. 
    sesampainya di green canyon kita terlebih dahulu harus mengantri untuk membeli tiket perahu, satu perahu maksimal di tumpangi oleh 5 orang penumpang saja dengan harga satu perahu Rp.125.000.  waktu tempuh menuju cukang taneuh (green canyon) dari tempat pembelian tiket lamanya sekitar 15 menit, dan pulangnya sekitar 15 menit juga. dan kita diberi waktu selama 15 menit untuk menikmati keindahan cukang taneuh selama 15 menit (dengan waktu hanya 15 menit kita tidak bisa menikmati dan mengekplor keindahan green canyon dengan puas, kita hanya mencicipi kulitnya saja).  selama perjalanan menuju green canyon kita akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat luar biasa, warna air yang hijau kebiruan, tebing-tebing yang terukir alami, semakin melengkapi keindahannya.  untuk bisa menikamti keindahn green canyon secara puas kita harus merogok kocek kembali sekitar Rp.150.000 perkapal, dengan uang sebesar itu di zamin puas, kita bisa menyusuri keindahan green canyon lebih jauh, selain itu kita ditemani oleh guide ditunjukan spot spot yang bagus, dan kita ga usah repot-repot untuk berfoto-foto, karena sang guide dengan senang hati mau menjadi fotografernya, jadi kita hanya tinggal menikmati keindahan green canyon sambil berenang, biarkan sang guide yang mengabadikan pose-pose kita, dan ketika kita ingin di foto tinggal panggil saja tuh guide, tugas kita hanya memberikannya kamera (memberikan untuk memotret kita), selain itu ada juga paket body rafting harganya sekitar Rp.200.000 peorang itu layak dicoba bagi anda-anda yang memang senang memacu adrenalin.
      
     dari green canyon ada sebuah pantai yang cukup menarik dan sayang apabila main ke green canyon tak mampir ke pantai batu karas..
    BERSAMBUNG......

    KOPI RAKYAT TEMPAT MAFIA

  • Monday, September 9, 2013
  • mansyurahmad.blogspot.com
  • Label:

  • Kopi sudah menjadi salah satu gaya hidup bagi kalangan lelaki, kopi merupakan salah satu teman untuk ngobrol-ngobrol, dan kumpul-kumpul bersama kawan.  Bagi para pecinta kopi, dan sempat hendak pergi ke Malang, jangn lupa mampir ke Kopi Jalanan (KOPJA).  Kopja merupakan salah satu tempat nongkrong untuk menikmati secangkir kopi yang paling kece yang ada di Malang, tempatnya sederhana namun suasananya yang nyaman.  Disana juga menampilkan live music, katanya yang ngisi sih yang punya tuh warkop, suara penyanyinya sendiri oke punya kaya penyanyi kafe.  Kopja memiliki satu keunikan yang baru saya temukan dari sekian warkop yang pernah saya kunjungi.  Untuk hitungan suatu harga sebuah sajian disana menggunakan kata “KM”, misalnya untuk harga secangkir kopi berharga Rp.5.000, maka dalam menu sajian tertulinya 5 KM, konon katanya kalau hendak mencicipi satu sajian disna dan kita ga bisa membayarnya maka kita disuruh berjalan dengan jarak yang seseuai dengan harga sajian tersebut, misalnya kita membeli secangkir kopi yang harganya 5KM, maka disaan kita ga bisa membayarnya maka kita harus berjalan sejauh 5KM, itu sih Cuma “KATANYA” temen saya yang kebetulan orang malang dan agak sering nongkrong disana.   

    live mucic nya gan

    Tempatnya memang sederhana, namun pengunjungnya ternyata ada dari kalangan atas juga, pada hari-hari tertentu KOPJA suka disambangi para club Moge nya malang,hanya sekedar untuk kumpul-kumpul dan menikmati secangkir kopi.  Untuk harga sendiri relative murah namun tempatnya beneran  keren dan bersih, namun bagi kawan-kawan yang agak alergi dengan asap rokok saya sarankan anda mengambil tempat di luar supaya tidak terpapar asap rokok, karena mayoritas pengunjung sini kebanyakan perokok juga, makalum lah konon katanya ngopi lebih asyik sambil merokok, namun disini juga menyediakan berbagai minuman yangb biasa disediakan di warkop seperti jossu, tesu dll, dan ada juga makanan  ringan seperti roti bakar, indomie, dll.  Saya sendiri sebagai seorang penikmat kopi, merasakan sensasi yang berbeda di KOPJA sini karena memang tempatnya yang asik buat ngopi-ngopi sambil ngobrol, jadi bagi anda yang hendak melakukan perjalanan ke Malang dan anda seorang pencinta kopi jangan lupa mampir ke KOPJA , sebagai tambahan Malang mempunyai makanan khas yang unik, murah, dan rasanya nampolll.